“Biar aku susah janji keluarga bahagia”.Berhempas pulas cari rezeki demi isteri dan anak-anak.

Tak semua orang lahir-lahir terus kaya. Yang terlahir miskin pun bukan diminta jadi begitu. Selagi nyawa dikandung badan, selagi masih memiliki kudrat, hidup harus diteruskan. Bukan kerja kita nak tentukan nasib. Tapi tuhan dah bagitahu, sesiapa yang berusaha dia akan berjaya akhirnya.

Melalui gambar diatas marilah kita renungi penulisan ini agar kita saling menghargai orang yang sanggup bersvsah-payah untuk kita terutamanya para suami.

Jika engkau seorang istri… Dan jika telah memilih Seorang suami yang biasa-biasa saja..

Sesekali pandanglah wajah suami mu disaat dia tidur… Apabila seharian telah berpenat lelah meneteskan keringat untuk sesuap nasi bagi mu dan keluarga mu…

Itulah wajah yang tiada pertalian d4rah dengan mu namun masih sanggup berpenat lelah demi mu…

Itulah insan yang bagi mu dia tidak pernah peduli tentang hati mu… Tidak pernah mencoba memahami kemauan dan kehendak mu…

Tapi tahu kah engkau…..

Didalam hati nya merintih dan meratap untuk merubah hidup mu dan anak-anak mu menjadi lebih baik… Dia seperti ayah mu yang sentiasa menyembunyikan dvka dan air mata dan seolah-olah dia tidak memikirkan apa pun di hadapan mu…

Tahukah engkau…..

Terkadang hatinya menang!s apabila tidak mampu memberikan istrinya mewah semewah istri hartawan yang sentiasa dihiasi dengan kesenangan… Hatinya luluh bila setiap permintaan anak-mu dan permintaan-mu terpaksa diganti dengan “tunggu dulu”atau “nanti dulu”…

Jika engkau seorang istri yang suami nya dari orang biasa-biasa saja…

Jangan terlalu meminta… Jangan terlalu member0ntak… Jangan terlalu eg0is…

Pahami suami mu…
Pahami pekerjaannya itulah rezeki yang membuat kau hidup sehingga hari ini… Apa pun pekerjaan suami mu selagi itu halal untuk dia menafkahi keluarga mu ikhlas kan hati mu…

Hargai keringatnya…..

Sungguh hati nya akan terluka,seandainya terdengar sungutan dari mu duhai istri “Aku menyesal kawin dengan lelaki miskin seperti mu”

Duhai istri…..ketahuilah…..

Semiskin apa pun suami mu…
Hargai budi dan jasa seorang suami… Karena mereka telah sanggup dan berkorban segalanya demi menjaga Amanah AIIah yaitu diri-mu dan anak-anak mu… Bersyukurlah siapa pun pemilik tulang rusuk-mu… Allah pinjamkan suami sekejap saja… Tiba waktu insan yang bernama suami itu akan pergi meninggalkan kan mu…

Jika semalam kita berd0sa pada suami,hari ini coba kita perbaiki… Peganglah…

Sumber : wisatabalap / karipapangin

PERHATIAN! Pihak Infomanafaat tidak bertanggungjawab terhadap komentar yang diutarakan melalui laman sosial ini. Ia adalah pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri

Dah Baca, Jangan Lupa Like, Komen Dan Share Page Media Portal Ya.

Jom sama2 join group ni.. Khas untuk sama2 kita share menu masing2..inshaAllah bermanfaat disana..TQ
Nak Join –> Klik Disini